KAKoreaAdmit
Browse guides

Panduan

Ingin kuliah di Korea dari Indonesia?

Minat terhadap Korea terus meningkat di Indonesia, dan jalannya lebih terbuka daripada yang dikira banyak orang. Pertanyaan sebenarnya adalah bagaimana kamu membiayainya. Berikut semua caranya, beserta dokumen dan soal bahasa.

Sans Bhatia
Written by
Sans BhatiaFounder, KoreaAdmit10 min read · Updated Jun 4, 2026
Students walking on a Korean university campus during autumn
Gelar di Korea lebih dekat daripada yang terlihat dari Jakarta. Sistemnya memang dirancang untuk menerima mahasiswa internasional.

Korea adalah tujuan studi yang sedang naik daun bagi mahasiswa Indonesia, dan sistem penerimaannya siap menyambutmu. Kebanyakan orang hanya tahu satu beasiswa. Padahal ada empat cara membiayai kuliah di Korea, dan rencana terbaik biasanya menggabungkan beberapa. Panduan ini membahas semuanya, lalu dokumen dan soal bahasa.

TL;DR
  • Ada empat cara membayar, bukan satu: GKS, beasiswa universitas, beasiswa yayasan atau perusahaan, dan jalur biaya sendiri.
  • GKS yang paling terkenal, bukan satu-satunya. Secara keseluruhan, beasiswa universitas membiayai lebih banyak mahasiswa internasional daripada GKS.
  • Biaya sendiri itu realistis. Uang kuliah di universitas negeri sering sekitar USD 3.500 per tahun, ditambah beasiswa parsial dan kerja paruh waktu.
  • Apostille itu mudah. Indonesia adalah negara apostille, jadi satu sertifikat menggantikan legalisasi konsuler yang panjang.
  • Kamu bisa kuliah sepenuhnya dalam bahasa Inggris dengan skor bahasa Inggris alih-alih TOPIK.
  • GKS dari Indonesia lewat Kedutaan Besar Korea di Jakarta, sesuai kuota Indonesia.

Bagaimana mahasiswa Indonesia sebenarnya membiayai Korea

Pikirkan dalam empat jalur. Kamu tidak hanya memilih satu; pelamar yang kuat menggabungkannya, misalnya mendaftar GKS sekaligus mengirim lamaran reguler yang membawa beasiswa universitas tersendiri.

Empat cara membiayai kuliah di Korea
JalurApa ituPerlu diketahui
GKSBeasiswa pemerintah Korea, dibiayai penuhUang kuliah, tunjangan, tiket pesawat, dan setahun belajar bahasa Korea; lewat kedutaan di Jakarta
Beasiswa universitasBeasiswa dari kampus itu sendiriKAIST, POSTECH, SNU, Yonsei, Korea University, Hanyang, SKKU dan lainnya; secara total membiayai lebih banyak mahasiswa daripada GKS
Yayasan dan perusahaanBeasiswa swasta dan perusahaanPOSCO Asia Fellowship, Hyundai Chung Mong-Koo, Samsung Global Sungkyun
Biaya sendiriKamu membayar, dengan bantuan parsialUang kuliah universitas negeri sering sekitar USD 3.500/tahun; kerja paruh waktu dengan visa D-2 membantu

1. GKS, beasiswa pemerintah

Global Korea Scholarship (GKS) menanggung uang kuliah, tunjangan bulanan, tiket pesawat, dan setahun belajar bahasa Korea yang dibiayai. Dari Indonesia, jenjang sarjana mendaftar lewat jalur kedutaan melalui Kedutaan Besar Republik Korea di Jakarta, sesuai kuota Indonesia. Kompetisinya ketat, jadi anggap ini satu dari beberapa peluang.

2. Beasiswa universitas

Inilah jalur yang paling sering dilewatkan. Universitas Korea punya pembebasan uang kuliah dan tunjangan sendiri untuk mahasiswa internasional, dan secara keseluruhan mereka membiayai lebih banyak mahasiswa internasional daripada GKS. Pilihan kuat antara lain KAIST International dan POSTECH Global di bidang sains dan teknik, Seoul National, Yonsei (termasuk Underwood International College yang berbahasa Inggris), Korea University, Hanyang, dan Sungkyunkwan. Banyak yang diberikan otomatis berdasarkan profil penerimaanmu, jadi lamaran reguler bisa langsung disertai beasiswa. Telusuri di direktori beasiswa dan panduan beasiswa penuh.

3. Beasiswa yayasan dan perusahaan

Yayasan swasta dan perusahaan juga membiayai mahasiswa internasional, sering dengan fokus tersendiri. Contohnya POSCO Asia Fellowship, beasiswa Hyundai Chung Mong-Koo, dan Samsung Global Sungkyun di SKKU. Layak dicek sesuai bidangmu.

4. Jalur biaya sendiri

Kamu tidak perlu beasiswa penuh untuk kuliah di Korea. Uang kuliah di universitas negeri sering sekitar USD 3.500 per tahun, lebih rendah dari dugaan banyak orang, sedangkan universitas swasta lebih mahal tetapi sering memberi potongan untuk mahasiswa internasional. Tambah beasiswa parsial dan kerja paruh waktu, yang diizinkan visa pelajar D-2 dalam batas tertentu, maka gelar dengan biaya sendiri pun realistis. Hitung dengan panduan biaya kuliah di Korea.

Jalur pendaftaran dari Indonesia

Gunakan salah satu atau kedua saluran: jalur kedutaan GKS, dan lamaran langsung ke universitas.

Cara mendaftar dari Indonesia
SaluranCara kerjanya
Jalur kedutaan GKSMendaftar lewat Kedutaan Korea di Jakarta sesuai kuota Indonesia; sebutkan hingga tiga universitas; kedutaan, lalu NIIED, lalu universitas menilai kamu
Langsung ke universitasMendaftar ke penerimaan internasional tiap universitas, tempat beasiswa universitas dan yayasan diputuskan

Pada siklus 2026, pendaftaran GKS jenjang sarjana beralih ke pengajuan online wajib melalui situs Study in Korea resmi, meski sebagian kedutaan tetap punya prosedur sendiri. Pastikan ke Kedutaan Korea di Jakarta soal cara dan waktu pengajuan.

Dokumenmu: apostille dan terjemahan

Korea memerlukan dokumen akademikmu dilegalisasi. Karena Indonesia adalah anggota sistem apostille, kamu bisa memakai satu sertifikat apostille alih-alih rantai legalisasi konsuler yang panjang, sehingga langkah ini lebih sederhana.

Dokumen yang perlu disiapkan dari Indonesia
LangkahCatatan
LegalisasiApostille ijazah dan transkripmu melalui otoritas Indonesia yang berwenang
TerjemahanDokumen berbahasa Indonesia perlu terjemahan tersumpah ke bahasa Inggris atau Korea
Pastikan formatCek apakah universitasmu meminta apostille pada dokumen asli, terjemahan, atau keduanya

Meski jalur apostille lebih sederhana, mulailah lebih awal: terjemahan dan legalisasi tetap butuh waktu. Daftar lengkap ada di daftar dokumen pendaftaran.

Apakah kamu perlu bisa bahasa Korea?

Tidak untuk memulai. Program berbahasa Inggris meminta skor bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS, bukan TOPIK, jadi kamu bisa meraih gelar penuh dalam bahasa Inggris. Program berbahasa Korea memerlukan TOPIK, biasanya Level 3 atau lebih, saat mendaftar. GKS mencakup setahun belajar bahasa Korea yang dibiayai untuk kedua jalur. Penjelasannya ada di Kuliah di Korea dalam bahasa Inggris.

Langkah selanjutnya

  1. Kerjakan kuis KoreaAdmit untuk melihat program dan beasiswa yang memenuhi syarat dari Indonesia.
  2. Telusuri direktori beasiswa dan panduan beasiswa penuh untuk beasiswa universitas dan yayasan.
  3. Rencanakan jadwalmu dengan linimasa pendaftaran.
  4. Apostille dan terjemahkan dokumenmu lebih awal.
  5. Susun anggaran dengan panduan biaya kuliah di Korea.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara kuliah di Korea dari Indonesia secara gratis?
Melalui beasiswa yang dibiayai penuh. Global Korea Scholarship (GKS) menanggung uang kuliah, tunjangan bulanan, tiket pesawat, dan setahun belajar bahasa Korea, didaftarkan lewat Kedutaan Korea di Jakarta. Selain GKS, banyak universitas Korea menawarkan beasiswa penuh atau parsial mereka sendiri untuk mahasiswa internasional, dan secara keseluruhan beasiswa ini membiayai lebih banyak mahasiswa daripada GKS. Beasiswa yayasan dan perusahaan menambah pilihan.
Apakah saya perlu apostille untuk dokumen dari Indonesia?
Indonesia adalah anggota sistem apostille, jadi kamu bisa melegalisasi ijazah dan transkrip dengan satu sertifikat apostille melalui otoritas Indonesia yang berwenang, alih-alih proses legalisasi konsuler yang lebih panjang. Dokumen berbahasa Indonesia juga perlu terjemahan tersumpah ke bahasa Inggris atau Korea. Pastikan ke universitasmu apakah apostille diminta pada dokumen asli, terjemahan, atau keduanya.
Berapa biaya kuliah di Korea dari Indonesia jika biaya sendiri?
Lebih murah dari dugaan banyak orang. Uang kuliah di universitas negeri sering sekitar USD 3.500 per tahun, sedangkan universitas swasta lebih mahal tetapi sering memberi potongan untuk mahasiswa internasional. Dengan beasiswa parsial dan kerja paruh waktu yang diizinkan visa pelajar D-2 dalam batas tertentu, gelar dengan biaya sendiri itu realistis. Lihat panduan biaya kuliah di Korea untuk anggaran lengkap.
Bisakah saya kuliah di Korea dari Indonesia tanpa bisa bahasa Korea?
Bisa. Banyak universitas Korea menawarkan program yang sepenuhnya diajar dalam bahasa Inggris, yang memerlukan skor tes bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS alih-alih TOPIK. Program berbahasa Korea memerlukan TOPIK, biasanya Level 3 atau lebih, saat mendaftar. GKS juga mencakup setahun belajar bahasa Korea yang dibiayai sebelum gelarmu dimulai.